Hanya Butuh Draw, Ajax Even Out of the Champions League


Hanya Butuh Draw, Ajax Even Out of the Champions League

Indonesiainside.id, Jakarta – Ajax hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke semifinal Liga Champions, tetapi dikalahkan oleh tamu Valencia dengan skor 0-1 pada pertandingan terakhir Grup H Liga Champions di Stadion Johan Crujff Arena, Amsterdam, Belanda, Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Hasilnya membuat mereka tersingkir dari kompetisi klub Eropa paling bergengsi.

Bahkan, Ajax memasuki pertandingan dengan hanya membutuhkan hasil seri untuk memastikan breakout. Alih-alih gol, Rodrigo Moreno membuat Valencia unggul pada menit ke-24 dan kepemilikan 64 persen sepanjang pertandingan tidak mampu mengubah Ajax menjadi satu gol tunggal.

Kekalahan itu semakin diperparah oleh hasil pertandingan lain yang terjadi secara bersamaan di Stamford Bridge, London, Inggris, di mana Chelsea menang 2-1 atas Lille.

Akibatnya, Ajax, yang memasuki pertandingan final dengan menempati posisi teratas di Grup H, akhirnya menjadi tim peringkat ketiga karena gagal menambah pencapaian 10 poin mereka, menurut situs resmi UEFA.

Valencia memenangkan status juara Grup H dengan koleksi 11 poin dan melangkah ke 16 besar Liga Champions ditemani oleh Chelsea (11), sementara Ajax akan melanjutkan pekerjaan mereka di Eropa melalui kompetisi kasta kedua, Liga Eropa.

Sesampainya di kandang lawan, Valencia dibebani dengan misi yang harus menang jika ingin menentukan breakout terlepas dari hasil pertandingan lainnya dan tugasnya tentu tidak mudah, terutama setiap kali mereka memegang bola pendukung tuan rumah bersorak dan menulis para pemain klub Spanyol.

Namun, Valencia membungkam gangguan mental dengan mencuri keunggulan di menit 24 melalui gol Rodrigo. Mulai dari aksi Ferran Torres dari tendangan, pemain Ajax tertipu dan bola diumpankan untuk ditembak keras dari jarak dekat.

Ajax jelas berusaha membalas tetapi tendangan Noa Lang di menit ke-37 masih bisa ditinju oleh kiper Jaume Domenech. Kemudian dua menit sebelum turun minum, Domenech dikalahkan oleh tembakan tip Donny van de Beek yang tampaknya akan menjadi gol jika saja Jose Gaya tidak menyapu dia sebelum melewati garis gawang.

Keunggulan Valencia terus bertahan dan pada menit ke-66 Ajax seharusnya bisa menyamakan kedudukan jika saja Hakim Ziyech tidak membuang umpan matang Van de Beek di depan gawang.

Serangan Ajax terus mengalir ke menit-menit akhir pertandingan termasuk peluang dari Lisandro Martinez dan Ziyech, tetapi keduanya dimentahkan oleh Domenech untuk memastikan skor 1-0 untuk Valencia bertahan hingga peluit setelah pertandingan dibunyikan.

Dua musim berturut-turut Ajax menjadi benteng Liga Champions. Namun, jika musim lalu mereka menafsirkan istilah shock dengan mencapai semifinal, Ajax kini tersingkir dari grup yang semula dianggap mudah dilewati setidaknya sebagai posisi kedua klasemen akhir.

Berbaris:

Ajax (4-2-3-1): Andre Onana; Noussair Mazraoui, Joel Veltman, Daley Blind, Nicolas Tagliafico (Siem de Jong); Edson Alvarez (Sergino Dest), Lisandro Martinez; Hakim Ziyech, Donny Van de Beek, Noa Lang (Klaas-Jan Huntelaar); Dusan Tadic
Pelatih: Erik ten Hag

Valencia (4-1-4-1): Jaume Domenech; Daniel Wass, Gabriel, Mouctar Diakhaby, Jose Gaya; Francis Coquelin; Rodrigo Moreno, Carlos Soler, Daniel Parejo, Ferran Torres (Eliaquim Mangala); Kevin Gameiro (Manu Vallejo)
Pelatih: Albert Celades
(EP)

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DON'T MISS