Liga Belanda Resmi Dihentikan, Tanpa Juara dan Degradasi


Liga Belanda Resmi Dihentikan, Tanpa Juara dan Degradasi

AZ Alkmaar VS PSV Eindhoven

Indonesiainside.id, Amsterdam – Eredisivie dan divisi kedua Liga Belanda (Eerste) musim 2019/2020 secara resmi dihentikan setelah perpanjangan area pencegahan pandemi Covid-19 di negara itu hingga 1 September.

Operator liga bersama dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) memutuskan Eredivisie dan Eerste Divisie tanpa juara atau promosi atau degradasi karena masih ada banyak pertandingan tersisa untuk dimainkan. "Tidak ada juara, baik untuk Eredivisie atau Eerste Divisie. Pada saat ini, dalam situasi ini, tidak tepat untuk berbicara tentang juara," tulis pernyataan yang dilaporkan oleh situs web resmi Eredivisie, Jumat (24/3) malam WIB .

Sebagai catatan, di Eredivisie Ajax saat ini memimpin klasemen dengan 56 poin dan hanya selisih gol yang unggul dibandingkan dengan AZ Alkmaar di tempat kedua. Eredivisie masih menyisakan 8-9 pertandingan sebelum musim ditunda dan akhirnya dihentikan.

Sementara Eerste Divisie menyisakan sembilan minggu pertandingan dan SC Cambuur Leeuwarden memimpin klasemen dengan koleksi 66 poin. Mereka unggul empat poin dari De Graafschap di tempat kedua.

Untuk mengalokasikan tiket ke kompetisi klub Eropa, KNVB memutuskan untuk mendistribusikannya ke lima klub teratas di kedudukan Eredivisie saat ini. Karena final Piala Belanda antara FC Utrecht vs Feyenoord yang semula diadakan pada 19 April juga dibatalkan karena wabah virus korona. Alhasil, jatah tiket ke fase grup Liga Eropa diberikan kepada tim yang berada di posisi ketiga dalam klasemen.

Jadi, Ajax memperoleh tiket playoff Liga Champions dan kualifikasi Liga Champions AZ Alkmaar putaran kedua. Feyenoord masuk ke fase grup Liga Eropa, sementara PSV Eindhoven dan Willem II akan mulai dalam kompetisi dari babak kedua kualifikasi.

"Alokasi tiket untuk kompetisi Eropa ini masih akan menunggu konfirmasi UEFA," tulis pernyataan Eredivisie.

Sementara itu, keputusan untuk membatalkan promosi dan degradasi menguntungkan RKC Waalwijk yang sejak awal musim berada di posisi juru kunci klasemen dengan 15 poin. Sementara itu, ADO Den Haag (19 poin) di tempat ke-17 juga akan tetap berada di kompetisi kasta utama sepakbola Belanda. Fortuna Sittard (26) di posisi 16 juga diuntungkan karena dia tidak harus menghadapi perwakilan tim Eerste Divisie untuk menghindari degradasi dalam format kompetisi normal. (ASF)

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DON'T MISS